Monday, July 27, 2009

Status Fesbuk

Gila!!!!! Suetrezzz!!!!! Fesbuk telah membuat orang di sekitarku menjadi autis................ Tidddaaakkkkkk

Beberapa hari yang lalu, gara-gara seseorang, kita sebut saja Wawan (red. bukan nama sebenarnya) --he's so annoying!-- membuatku untuk masang status "why man can't divide their mind... Juz we (red. girls) can do that!!!" and the story begins..............
Ternyata dengan status tersebut menimbulkan sesuatu yang kontroversial, fantastis, bombastis, setajam silet... Tanpa diduga dan dinyana, mendapat komentar sebanyak 38 (including me, hehehe). Oh no...Oh yes...Oh migot...pippppp

Mengutip dari si Status :

Asteria Apriliani Susanto (AAS) : xixixiii agree with you
Me (M) : wid ma pleasure =D wat must we do wid them??? >>> buang ke laut ajeee
Rusda Aja (RA) : tp hanya laki2 yg bsa menikah dg 2 istri..
M : Ouch, SAY NO TO POLIGAMI!!! Kembalikan aku ke rumah orang tuaku. Bwahakakak =D
AAS : wah, rusda itu..ternyata..SETUJU dengan tyas..selamanya tak akan bisa menerima dg alasan apapun... Lanjutkan perjuanganmu!!(ngomong opo to yo)
M :
mari qt berjuang bersama ter! Haghaghag (keto'e kq ky korban poligami wae yow)
AAS : *SENSORED* (mengandung SARA)
M : *SENSORED TOO* (mengandung SARA azhari :D)
AAS : ya ampyun..kamu baru tau toh Yas?? jaim ah,,,hihihih

rehat sejenak

dan berlanjut ke dialog yang lebh serius dengan tokoh baru...................

Aquarista Wijaya Putra (AWP) : I ask 2 u, can u do that? Man can devide their mind, if he really find, who only one (girl) ca be exactly to be share
Christiant Jacqueline (CJ) : Om aqua : lha dirimu uda nemu bl0m om???? :p
M : > Paklek, mangsute kui yow dlm pribadi seorang individu bkn pd konteks dy udh mnemukan tambatan htinya... Tp emg pd knyataanya gt kq,lek. U n other men aren't able 2 focus wid 2 r more topics in same time...but in other hand, we, d'gurls can do dat... IN FACT!!!
M : > soledat, emg da gosip bru apa neh =O???
CJ : Solatip: Aku dilamar pakLek..hwakakakakaka uhuk uhuk.. :D

perbincangan mulai out from topic

M : Hah, xing bener bae??? Yalah2, nek kaya kiye nyong urung tuku kadone lah. Wes sedhela ya...tek tukune =D hahagz, jijay bgt km sol
CJ : Hwekekekekekekkkk...hwekkk xp
M : Sssttt...ntr orangnya tau bs berabe =D Gosip anget gosip anget gosip anget. Toaoye'll get married. Uhuy
CJ : :D

orang yang jadi topik malah gak ngeh

AWP : mybe,..I think complicated to know what is girl want. to be challenge to know that. too dificult for me to divide my heart. all about this depend to the person. Good man is he never hurt a girl, Good girl is their know where is can and where cannot do it, must be rejected if not good for him. "Girl made from rib, if to push him he broken". nyambung ora sih,....?

akhirnya dia ngeh juga

AWP : Pantes kupingku panas? lha ono sing ngrasani. awas kena adzab ilahi ngrasani orang teraniaya

mulai terjadi perdebatan antargeder

CJ : PakLek: pakLek teraniaya gr2 gak ndang oleh bulik...ckakakakaaaa...heh paklik,salh yow kta2 mu d atas...sg bner, *Gud mans is who can get al0t of m0ney...and gud gals is who can sPent it* hahahahahaaaa
M : wkakakakak...jaman saiki para cewek ngunu mata duitan loh, lek...liat ajah acara TAKE ME OUT. Para lelaki yang tidak punya masa depan jelas mesti langsung ra unu sing milih...
CJ : Benul s0ll.....K.E.R.E???? Juz tURn oP d Lamp..(thumb up)
AWP : ya, adek pengeras suara,...? Dont fault a man. From this situation. Man have a weakness an about beautifull gals, and Girl have a weakness an about rich guys.
CJ : Juz kidy pakLek.. :Dv piiss
M : huahahahay...pembicaraan semakin menegangkan...Perempuan Cantik VS Laki-laki Mapan
it's so PERFECT...but nobody's perfect
CJ : *SENSORED*

penulis gag nyambung dengan topik kedua

M : ai lop yu all PULLLLLLLL....wadeva yu r

Dialog terputus dan semakin gag nyambung

AWP : masa depan kita hanya bisa ngrencanain dan berusaha, tapi Tuhan yg nentuin hasil akhirnya. klau kebagiaan hanya di nilai dari situ. sungguh kasian sekali ma laki2 yg kurang beruntung nasibnya
CJ : Hahahahahahaa (mbah Surip mode: ON)
AWP : Cantik = Cantolane Setitik, Mapan = Rumahe Papan
CJ : Iya paklek, wanita jugga...Klo cma djugde dr beauty ajja,cma yg cntik yg bkuasa,pa lg yg scantik *pippppppp*...malangg na si Buruk Rupa T.T ...(curhat mode: ON)
M : *SENSORED*

pembicaraan pun benar-benar akan terputus

CJ : Adoh sol,kbyakan c0ment ga bsa bka lwt HP statusmu...
AWP : Smile dumz,....

Penulis roaming...........................................ternyata si Status lebih dari 30 biji so gag bisa diliat lewat hp. Karena penasaran, penulis segera mengkoneksikan si Leppy ke internet

M : Ra metu k0mene neng hp kiy lek
CJ : *SENSORED*

---SELESAI---

Hhahahahaha, mungkin karena muak, bosen, pusing, mual-mual, mata berkunang-kunang (nah lo), dialog berhenti dan tanpa ending yang jelas (yaeyalah...ngalor-ngidul ngunu)

Adapun hikmah yang bisa kita peroleh dari status tersebut :
1. Curhat di status fesbuk bukan merupakan pilihan yang bijaksana karena bisa menimbulkan ke-ambiguan
2. Komeng lebih dari 30 biji gag bisa kluar di hape
3. Cepetan ambil anduk truz mandi!!!!!!!! Kuliah euy.............................



NB : maaf banyak kata-kata yang disensor, bukan bermaksud apa-apa tapi bermaksud apa-apa...hehehehe

piss, lap, en geol




Friday, July 17, 2009

Sebuah bangunan yang berbeda dari biasanya, mungkin itu kesan pertama bagi orang yang melihat sekolah SD Jean-Louis di Perancis. Sekolah ini adalah sekolah pertama yang mampu memproduksi energi dengan jumlah yang sama dengan energi yang sekolah tersebut konsumsi. Dengan kata lain, sebuah sekolah “Zero Energy“, dimana para siswanya juga dididik betapa pentingnya melindungi planet kita ini.


Sebuah ruangan di sana...sangat nyaman...apakah uang sekolahnya juga mahal ya???

Back-to-school tahun 2007

Konstruksi dimulai pada tahun 2005, sekolah yang mendapatkan penghargaan pemenang pertama pada kategori “Enviromental Quality of Construction” pada acara tahunan Enviromental Awards ke 10 Perancis tahun 2006, memakan biaya total 7 milyar Euro. Hasilnya, bangunan bertingkat 2 dengan 5 ruang kelas TK dan 7 ruang kelas SD dibuka tepat waktu sebelum tahun ajaran 2007-2008. Didalam sekolah yang memiliki luas fasilitas 3000 meter persegi, terdapat taman bermain seluas 800 meter persegi dan lahan untuk menanam berbagai sayuran dan buah. Sekolah ini juga mendapatkan penghargaan pertama pada kategori “Enviromental Policy – Clean Energy” pada acara Oxygen Awards bulan November 2006.

Inovasi ide pembuatan bangunan

Konsep utama dibalik pembuatan sekolah ini adalah untuk menciptakan bangunan yang dapat memproduksi energi sebanyak atau mungkin lebih dari energi yang dibutuhkan oleh sekolah tersebut selama beroperasi. Sekolah ini didesain agar menghadap matahari pada saat musim dingin, untuk mendapatkan panas yang cukup sebagai pengganti penghangat ruangan. Untuk mengurangi penggunaan lampu penerangan, lorong dan ruang kelasdi lantai atas dilengkapi dengan dinding dan lantai kaca, dan sekolah tersebut juga menggunakan banyak jendela besar untuk memaksimalkan penggunaan cahaya penerangan alam. Sebagai tambahan, sebanyak 650 meter persegi panel surya digunakan pada atap dan gerbang sekolah tersebut.

Walaupun demikian, lokasi yang berada pada pinggiran kota paris membuat sekolah ini tidak dapat bergantung sepenuhnya pada radiasi matahari dimusim dingin. Maka dari itu,digunakan double flux system yang menakjubkan untuk mengembalikan panas dari udara sekitar, sebelum panas tersebut lolos keluar. Space heating, digunakan dengan cara mengekstrak aliran air tanah pada kedalaman 70 meter dibawah sekolah tersebut.

Tentu saja, disini air-lah yang memainkan peranan penting. Sekolah ini memiliki tanah permeable yang melapisi, sehingga aliran air tanah akan terisi kembali setiap kali hujan. Bagian atas dari bangunan sekolah ditutupi dengan tumbuh-tumbuhan, didesain untuk mengisolasi bangunan dan memperlambat penguapan air hujan. Setelah di recovery, sebagian air digunakan untuk berkebun. Pada akhirnya, tiga perempat dari air panas digunakan untuk kamar mandi dan toilet, dengan pemanas yang berasal dari 30 meter persegi panel surya di atap gedung.

Siswa yang Eco-educated

Sekolah ini tidak hanya bergantung pada teknologinya dalam mengimbangi kebutuhan enegi. Konsumsi energi juga bergantung pada kebiasaan penghuni sekolah. Untuk menghindari penggunaan kendaraan bermotor di sekitar sekolah, sebuah “walking bus” diletakkan disuatu tempat untuk semua siswa yang berangkat kesekolah jalan kaki. Diperpustakaan, sebuah layar TV plasma enampilkan secara real-time konsumsi elektrik dan produksi elektrik dari gedung sekolah ini, sehingga siswa mampu mengontrol “energi behaviour” mereka oleh mereka sendiri.

Sedikit konsumsi, hasilkan lebih – Sebuah tantangan untuk seluruh kota
Sekolah ini mengkonsumsi setengah dari energi yang diperlukan oleh bangunan tradisional, tapi ini hanya sebagian kecil dari program besar yang dicanangkan dikota Limeil-BrĂ©vannes. Sebenarnya, program utamanya adalah dalam lima tahun untuk membangun distrik baru, “Quartier des Temps Durables” (”The Sustainable Time Zone“). Dengan lokasi di bekas lahan kosong industri, area tersebut akan mengutamakan pengembangan ketahanan dan standar ecological.

Sebuah contoh yang baik untuk diterapkan. Good job kids!



Sumber : planete-energies.com



;;